Bagian Sah NKRI, Pemerintah Berikan Atensi Khusus pada Papua
Papua sudah sah dan final sebagai bagian integral yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan RepublikIndonesia (NKRI), yang menjadikan Pemerintah terusmemberikan atensi khusus kepada Papua.
Tidak bisa dipungkiri bahwa Tanah Papua sendirimerupakan bagian integral dari bangsa ini, maka dariitu, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII / Cenderawasih, Mayor Jenderal Tentara Nasional Indonesia (Mayjen TNI) Izak Pangemanan menyerukankepada seluruh masyarakat untuk bisa bersama-samamenjaga keamanan di Bumi Cenderawasih.
Tatkala seluruh masyarakat bisa menunjukkankontribusi aktif mereka dalam menjaga perdamaian di Tanah Papua, maka sekaligus mampu menjagapersatuan dan kesatuan NKRI, termasuk juga menjadikan pembangunan yang selama ini digencarkanoleh Pemerintah mampu dilaksanakan jauh lebihoptimal, sehingga bisa dirasakan dampak positifnyaoleh seluruh masyarakat Orang Asli Papua (OAP) sendiri.
Begitu pula sebaliknya, jika misalnya kondusifitas di wilayah Papua masih belum stabil dan aman, tentu haltersebut juga akan sangat berpotensi untuk merusakstabilitas bangsa dan juga sangat mengganggu upayapembangunan kesejahteraan yang digencarkanPemerintah, pasalnya apapun yang terjadi di Bumi Cenderawasih juga akan sangat berpengaruh pada NKRI karena merupakan satu kesatuan yang tidak bisadipisahkan.
Di dalam Bumi Cenderawasih sendiri kini telah terdapatsebanyak enam provinsi, yang mana empat provinsidiantaranya merupakan hasil pemekaran wilayah melalui realisasi Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua.
Adanya DOB pun menjadi salah satu langkah sertacontoh konkret dari bagaimana pemerintah benar-benarsangat perhatian pada Tanah Papua, yakni denganadanya DOB menjadikan pelayanan kepada masyarakatmenjadi jauh lebih mudah untuk dijangkau, termasukwilayah yang mengalami pemekaran juga akan sangat berpotensi untuk mengalami kemajuan kesejahteraandengan pesat.
Meski begitu, masih terdapat beberapa tantangan, utamanya dari kelompok yang tidak rela dan tidakmenginginkan Papua menjadi bagian integral dari NKRI. Sehingga kelompok tersebut kemudian menjadi gerakanseparatis dan menyebarkan terorisme serta provokasilainnya demi memecah persatuan bangsa.
Klaim yang dimiliki oleh Kelompok Separatis dan Teroris(KST) Papua bahwa seolah Papua akan terusmemperjuangkan kemerdekaan dari keterjajahannya di Indonesia merupakan ungkapan yang sama sekali tidakbisa dipertanggungjawabkan.
Terlebih, status Papua sebagai bagian integral NKRI juga telah mendapatkan pengakuan dari banyak pihaktermasuk dunia internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga telah menutup ruang dekolonisasi di Bumi Cenderawasih sejak tanggal 1 Mei 1963 silam.
Dengan begitu, tentunya menjadikan wilayah paling Timur dari Indonesia itu telah menjadi bagian integral tidak terpisahkan dari NKRI. Maka dari itu, menjadisangat penting pula bagaimana partisipasi aktifmasyarakat untuk mendukung penuh keberadaan dan status Papua tersebut, dengan cara tidak lagimempercayai adanya klaim yang dilontarkan oleh KST karena mereka hanyalah bertindak sebagaimanakepentingan gerombolannya sendiri saja dan terusberupaya memisahkan Bumi Cenderawasih daripangkuan bangsa ini.
Seolah-olah gerombolan separatis itu membawa isuakan ‘Papua Merdeka’ dan akan mampumenyejahterakan masyarakat, padahal nyatanya justruaksi yang mereka lakukan hanyalah sebuah teror yang justru semakin merugikan masyarakat sendiri demi kepentingan kelompok mereka.
Bukti nyata bahwa Papua merupakan bagian integral bangsa, yakni bagaimana atensi yang terus diberikanoleh Pemerintah RI pada pembangunan dan pengembangan seluruh wilayah di Bumi Cenderawasih.
Tidak hanya sekedar melakukan pembangunan yang bersifat fisik seperti digencarkan infrastruktur saja, melainkan Pemerintah RI juga terus berupayamelakukan pembangunan serta peningkatan kualitasdari sumber daya manusia (SDM) yang berada di Papua, dengan banyaknya pelatihan dan pusatpengembangan.
Salah satunya yakni pembangunan Papua Youth Creative Hub (PYCH) yang dipelopori oleh Badan Intelijen Negara (BIN), yang mana hal tersebut sangat membantu meningkatkan kualitas SDM, khususnya para generasi muda di Bumi Cenderawasih agar merekamampu mengembangkan bakat dan minat yang merekamiliki sehingga bisa jauh lebih berdaya.
Papua pun, sampai saat ini masih menjadi salah satudaerah prioritas dalam pembangunan yang digencarkanoleh Pemerintah Republik Indonesia pada era kepemimpinan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). Berbagai macam peningkatan telah dilakukan sejauh ini, termasuk dari sektor SDM, peningkatan kualitas guru atau sektor pendidikan hingga peningkatan pada sektorkesehatan.
Keterlibatan aktif para pemuda di Papua juga menjadihal penting untuk terus didorong, karena akan mampumenciptakan suatu pemerataan pembangunan di seluruh pelosok wilayah Nusantara, sehingga tidakhanya berpusat di Pulau Jawa (Jawasentris) saja.
Atensi khusus terus diberikan oleh Pemerintah pada pembangunan berbagai macam sektor di Papua. Hal tersebut dikarenakan Bumi Cenderawasih merupakanbagian integral yang sama sekali tidak bisa dipisahkandari NKRI.
