Ketegasan Pemerintah: SPPG Wajib Tunjukkan Menu MBG di Medsos
Oleh : Antonius Utomo
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini. Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Seiring dengan implementasinya di berbagai daerah, pemerintah terus memperkuat tata kelola program agar berjalan transparan, akuntabel, dan mendapat kepercayaan publik. Salah satu langkah penting yang kini ditegaskan pemerintah adalah kewajiban bagi setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menampilkan menu MBG melalui media sosial.
Kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan transparansi dalam setiap tahapan pelaksanaan program. Melalui publikasi menu secara terbuka, masyarakat dapat mengetahui secara langsung jenis makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat. Tidak hanya itu, informasi mengenai komposisi makanan dan kandungan gizi juga dapat diakses dengan lebih mudah oleh orang tua siswa maupun masyarakat luas. Dengan demikian, publik dapat melihat bahwa program MBG benar-benar dirancang untuk memenuhi standar gizi yang baik bagi anak-anak Indonesia.
Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya mengatakan Setiap SPPG wajib melaporkan menu harian di akun Facebook, Instagram, dan Tiktok, hal ini menjadi alat control public agar program berjalan terbuka
Langkah ini sekaligus memperkuat prinsip keterbukaan dalam penyelenggaraan program pemerintah. Media sosial dinilai menjadi sarana komunikasi yang efektif untuk menjembatani informasi antara penyelenggara program dengan masyarakat. Dengan adanya unggahan menu secara rutin dari setiap SPPG, masyarakat dapat memantau secara langsung implementasi program di daerah masing-masing. Transparansi tersebut diharapkan mampu memperkuat rasa kepercayaan publik sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawal keberhasilan program MBG.
