Pemerintah Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Aman

Jakarta – Menjelang momentum mudik Lebaran 2026 pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, pemerintah memastikan seluruh persiapan perjalanan masyarakat dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Berbagai kementerian dan lembaga terkait memperkuat sinergi guna menghadirkan layanan transportasi yang aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.

Sejumlah langkah strategis telah disiapkan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat. Pemerintah menyiapkan ribuan armada transportasi dari berbagai moda, mulai dari darat, laut, udara, hingga kereta api. Di sektor darat, puluhan ribu bus disiagakan untuk melayani jutaan penumpang. Sementara itu, ratusan kapal laut, pesawat, serta rangkaian kereta api juga dioptimalkan agar distribusi penumpang dapat berlangsung merata dan terkendali.

Koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya bekerja secara terpadu dalam mempersiapkan pengelolaan arus mudik dan arus balik agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan rasa aman dan nyaman.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah telah memastikan kesiapan sektor energi, khususnya ketersediaan bahan bakar minyak, guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Lebaran.

“Pemerintah memastikan stok BBM dalam kondisi aman selama Ramadan dan Lebaran 2026. Kami telah berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjamin distribusi energi berjalan lancar sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM selama periode mudik,” ujar Bahlil.