Pemerintah Perkuat Strategi Terpadu Kelola Arus Balik Lebaran 2026

Oleh: Safira Khairunnisa Putri )*
Pemerintah terus memperkuat pengelolaan arus balik Lebaran 2026 dengan menyiapkan berbagai skema strategis untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Upaya ini dilakukan secara terintegrasi guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memastikan keselamatan perjalanan tetap terjaga di seluruh jalur utama.
Langkah antisipasi tersebut tidak terlepas dari tingginya potensi pergerakan masyarakat yang terjadi selama periode mudik dan arus balik. Pemerintah menilai diperlukan pendekatan komprehensif agar lonjakan kendaraan tidak menimbulkan kepadatan ekstrem di titik-titik krusial.
Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Brigjen Pol. Faizal, S.I.K menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas untuk mengatur pergerakan kendaraan. Pendekatan ini difokuskan pada pengaturan arus di jalur arteri maupun jalan tol agar tetap tertib dan terkendali.
Salah satu skema yang disiapkan adalah penerapan one way lokal di jalur arteri. Pola ini diterapkan dengan mengatur pergerakan sepeda motor dan mobil secara bertahap melalui titik kumpul tertentu. Pengawalan aparat kepolisian menjadi bagian penting dalam memastikan perjalanan berlangsung aman, terutama bagi pengendara sepeda motor yang memiliki tingkat risiko kecelakaan lebih tinggi.
