Koperasi Merah Putih Diharapkan Tekan Urbanisasi Lewat Penguatan Desa

Jakarta – Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih diharapkan menjadi strategi efektif untuk menekan laju urbanisasi dengan memperkuat perekonomian desa. Melalui pemberdayaan masyarakat lokal, inisiatif ini diyakini mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan tanpa harus berpindah ke kota.
Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono mengatakan Kopdes Merah Putih berperan dalam menekan arus urbanisasi dengan menciptakan ekosistem usaha yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kita tidak ingin anak muda desa terus lari ke kota (urbanisasi). Dengan adanya Koperasi Desa ini, kita ciptakan ekosistem usaha di desa agar ada pertumbuhan ekonomi lokal dan lapangan kerja baru,” ungkap Ferry.
Ferry menyadari bahwa program Kopdes Merah Putih tak bisa berjalan tanpa dukungan masyarakat desa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk organisasi desa dan pelaku UMKM untuk memulai profuksi barang kebutuhan sendiri untuk dipasarkan melalui jaringan gerai Koperasi Desa.
“Ini adalah revolusi ekonomi yang sedang berlangsung. Kita ubah mindset, kita bangun industrinya dari desa, untuk Indonesia yang lebih adil dan berdaulat,” tegas Ferry.
Harapan Ferry disambut optimis oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto. Ia mendorong desa-desa menjadi motor penggerak ekonomi melalui penguatan Kopdes Merah Putih yang menjadi instrument strategis pemerintah dalam mewujudkan pemerataan ekonomi.
“Kopdes ini sebagai alat negara untuk pemerataan ekonomi sekaligus pemberantasan kemiskinan. Karena uangnya berputar di desa dan keuntungannya Kembali ke desa,” ujar Yandri.
Ia menambahkan, koperasi desa tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langs
