Relaunching AMANAH Jadi Momentum Besar Dorong Pemuda Aceh Tembus Pasar Global

Aceh – Ketua Yayasan AMANAH Saifullah Muhammad mengatakan Relaunching AMANAH kali ini menjadi momentum strategis konsolidasi pengurus dan badan pekerja dalam memperkuat peran pemuda Aceh yang unggul, produktif, dan berdaya saing.
Hal tesebut diungkapkan Ketua Yayasan AMANAH Saifullah Muhammad saat menyampaikan pidatonya dalam acara relaunching AMANAH di Aceh.
Menurut Saifullah, diakui ada yang perlu divaluasi agar ditengah keterbatasan yang ada, pemuda Aceh didorong untuk dapat lebih berperan baik di skala nasional maupun global.
“Evaluasi kondisi awal fasilitas menunjukkan berbagai keterbatasan mendasar namun pemuda Aceh didorong untuk mampu berkompetisi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di level global. Program AMANAH diproyeksikan sebagai gelombang peluang yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda,” tuturnya.
Ia menilai pintingnya peran pemangku kepentingan agar dapat menyelesaikan masalah dengan cepat dan tepat serta pengembangan ekonomi kreatif dapat terus berkembang dengan mengoptimalkan potensi besar Aceh.
“Peran pemangku kepentingan menjadi krusial sebagai problem solver yang mampu menyelesaikan persoalan secara cepat dan tepat. Pengembangan ekonomi kreatif tidak semata bergantung pada besarnya modal, melainkan pada kemauan, manajemen yang efektif, dan kolaborasi yang kuat. Potensi besar Aceh harus dikelola secara optimal agar dapat berkembang dengan pesat dan tidak dimanfaatkan pihak luar,” ujarnya.
Ditambahkannya dengan fasilitas tersedia saat ini dapat dimaksimalkan agar ada ruang kreatifitas yang tumbuh dan adanya peningkatan daya saing pemuda Aceh.
“Fasilitas yang tersedia dinilai memadai dan harus dimaksimalkan sebag
