Puluhan Ribu Masyarakat NU Jatim Gelar Doa Keselamatan Bangsa Bersama Ganjar-Mahfud
JAWA TIMUR — Sebanyak puluhan ribu masyarakat, khususnya dari kalangan Nahlatul Ulama (NU) di ProvinsiJawa Timur (Jatim) menggelar doa untuk keselamatan bangsabersama dengan pasangan Ganjar-Mahfud.
Diketahui bahwa mereka akan menghadiri kegiatan itu di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Terkait hal itu, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jatim, Sri Untari Bisowarno menjelaskanbahwa pihaknya memilih Gresik lantaran memang di sanabanyak terdapat para alim ulama.
“Kita pilih Gresik karena sebagai salah satu tempat para alimulama,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, PDI Perjuangan Jatim berupayauntuk mengajak seluruh lapisan elemen masyarakat untukberdoa bersama demi keselamatan bangsa dalam menghadapitahun politik 2024 mendatang.
Bagi Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim itu, kegiatan doabersama memang penting untuk dilakukan, terlebih sebanyak40 persen pemilih partai berlogo banteng dengan moncongputih tersebut merupakan warga NU.
Dirinya bahkan menargetkan kehadiran dari seluruhmasyarakat hingga berjumlah 50 ribu orang.
“Targetnya yang hadir bisa 50 ribu,” kata Untari.
Sementara itu, salah satu tokoh NU yang juga merupakanKetua Umum Rumah Ganjar Mahfud (Ragam), KH. Ahmad Gufron menilai bahwa pasangan Capres dan Cawapres yang diusung oleh koalisi PDI Perjuangan itu merupakan duet yang ideal.
Dirinya menilai bahwa kedua tokoh bangsa itu bisa salingmelengkapi satu sama lain. Bukan hanya itu, namun pasangantersebut juga memiliki pengalaman yang cukup lengkap.
Tidak tanggung-tanggung, bahkan untuk Mahfud MD sendiripernah menjabat di trias politika, yakni yudikatif, eksekutifsampai legislatif, kemudian untuk Ganjar pernah menjabat di legislatif dan eksekutif.
Tentunya dengan bagaimana pengalaman panjang yang dimiliki oleh keduanya, menjadikan KH. Ahmad Gufronsangat meyakini bahwa masyarakat akan menilai merekadengan sangat positif dan mampu disukai sepenuh hati oleh rakyat.
“Pasangan ini saling melengkapi karena mewakili unsurnasionalis dan religius. Mencerminkan kekuatan politikIndonesia dan disegani negara lain,” katanya.
Dukungan kepada pasangan Ganjar-Mahfud memang terusgencar terjadi di kalangan NU, utamanya di Jawa Timur.
Sebelumnya, para tokoh NU Jatim yang tergabung ke dalamNawaning JAGA-NU Tapal Kuda terus memperkuatdukungan kepada pasangan tersebut dengan menggelardeklarasi di Ponpes Al-Falah Jember.
Pengasuh Ponpes Al-Falah Jember, Kyai M Toifur Al-Busthomi terus memberikan pandangan yang sangat positifkepada pasangan Ganjar-Mahfud.
Menurutnya sebagai santri jelas wajib untuk mampumenggalakkan dukungan kepada mantan Gubernur JawaTengah dua periode itu.
“Mbah Moen saja merestui dan mendukung Ganjar sebagaipemimpin dengan mengizinkan putranya, apalagi lagi kitasebagai santri, ya wajib mendukung Ganjar,” kata Kyai Toifur.
