Kesejahteraan Papua Kian Tunjukkan Tren Positif, Papua Tak Lagi Tertinggal

Sejumlah aspek kehidupan terus dikejar pemerintah untuk mensejahterahkan wilayah Papua. Mulai dari pembangunan infrastruktur, pengembangan SDM, perbaikan ekonomi perpolitikan hingga keamanan masyarakat terus menjadi perhatian. Di awal tahun 2024, sejumlah wilayah di Papua dipadatkan oleh serangkaian kegiatan positif guna keberlangsungan pembangunan. Hal ini menandakan bahwa kesejahteraan masyarakat Papua menunjukkan suatu tren yang positif.

Baru-baru ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkolaborasi dengan TikTok Indonesia dan Yayasan Kitong Bisa (Kitong Bisa Foundation) untuk menyelenggarakan pelatihan keterampilan digital untuk UMKM di Provinsi Papua.  Kegiatan ini menargetkan pemain UMKM dengan rentang usia 20-30 tahun yang berdomisili di Jayapura dan sekitarnya.

Staf Khusus Presiden RI Bidang Inovasi, Pendidikan, dan Daerah Terluar, Billy Mambrasar berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatan kualitas SDM karena, memberikan edukasi ke anak-anak muda Papua untuk menggunakan platform TikTok dalam hal yang produktif. Edukasi mengenai digitalisasi menjadi sangat penting, mengingat saat ini adalah era digital, termasuk TikTok melekat dengan anak-anak muda generasi milenial dan Gen Z yang sekarang mendominasi pasar atau konsumen. Kedepannya anak-anak Papua atau Pelaku UMKM di Papua dapat semakin produktif dalam memanfaatkan platform ini, sehingga bisa meningkatkan ekonomi mereka.

Selain itu, Dubes Australia untuk Indonesia, Penny Williams baru saja melakukan kunjungan perdananya ke Papua dan dia menyatakan apresiasi-nya atas hasil pembangunan yang dicapai di Papua saat ini. Dalam kunjungan kerja Dubes Australia tersebut, pihaknya menawarkan kerja sama di bidang pengembangan SDM dalam bentuk beasiswa.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri A Yudianto mengatakan bahwa Pemerintah Australia pada tahun ini kembali membuka kesempatan mendapatkan beasiswa S2 dan S3 bagi mahasiswa Papua. Beasiswa tersebut dibuka bagi putra dan putri asal Bumi Cenderawasih, yang memenuhi syarat dan lulus seleksi, yang nanti ditetapkan bersama dengan pemerintah setempat.  Selain beasiswa, Pemerintah Australia juga menawarkan kerja sama penguatan fasilitas lewat program Skala. Program tersebut lebih banyak berfokus pada pendampingan, penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) serta penyediaan penguatan data, khususnya orang asli Papua (OAP).

Di lokasi lainnya, beberapa wilayah Kabupaten atau Kota di Provinsi Papua dan 3 Daerah Otonomi Baru (DOB) sempat melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Kapolda Papua, Wakapolda Papua, beberapa pejabat utama Polda Papua dan Polres jajaran turut melakukan pemantauan langsung di wilayah yang telah dijadwalkan melaksanakan PSU. Hal tersebut guna memastikan pemungutan suara ulang berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Igntius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, mengatakan bahwa dari pantauan dan laporan para Kapolres jajaran Polda Papua kegiatan terpantau aman dan kondusif. Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas dan untuk tetap menghormati jalannya demokrasi.

Papua tentunya punya tingkat kesulitan sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan dalam pembangunan nasional, termasuk bagaimana pesta Demokrasi terbesar di tanah air yaitu Pemilu serentak ini. Sebelumnya, Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K mengungkapkan terkait pelaksanaan Pemilihan Umum 2024 di Tanah Papua bisa berjalan dengan aman dan damai.

Kapolda mengatakan dari semua keterbatasan dan kondisi geografis yang begitu cukup sulit, aparat keamanan bisa bekerja sama dengan semua unsur mulai dari masyarakat itu sendiri, tokoh-tokoh masyarakat maupun tokoh agama dan para penyelenggara, sehingga semua bisa berjalan dengan baik. Pihaknya juga berpesan kepada masyarakat untuk menjaga dan memelihara kedamaian pada pesta Demokrasi di tanah Papua sehingga menjadi ciri tersendiri untuk bagaimana Papua kedepan lebih maju daripada Papua sebelumnya.

Seluruh, upaya pemerintah ini tentunya mendapat respon positif dari masyarakat Papua. Salah satunya, Tokoh pemuda Papua, Ali Kabiay yang berpandangan integrasi Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan jalan dan anugerah Tuhan. Posisi Papua sebagai bagian dari NKRI sudah sepatutnya dijaga dengan sebaik-baiknya oleh seluruh pihak. Kemerdekaan Papua yang diinginkan oleh Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua bukan jaminan bagi kesejahteraan masyarakat. Ia pun menilai yang menginginkan kemerdekaan Papua bukan merupakan orang asli Papua.

Intensitas kunjungan secara langsung sangat tinggi dilakukan oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) ke Papua sehingga menunjukkan kecintaan Pemerintah terhadap Bumi Cenderawasih. Kecintaan tersebut juga dibuktikan dengan hal lain, berupa fokus utama Pemerintah yang menjadikan wilayah timur Indonesia itu sebagai salah satu prioritas dalam agenda program pembangunan yang dilakukan.

Membangun Papua tidak mungkin dikerjakan 1-2 kelompok saja, sebagaimana juga membangun Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi dan gotong royong dari berbagai pihak dan elemen masyarakat. Oleh karena itu, baik media yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri, untuk menyuarakan hal-hal positif tentang Papua serta memberikan pengertian kepada masyarakat luas bahwa kehadiaran KST secara nyata tidak hanya menghambat kemajuan di Papua, tetapi juga memerangi masyarakat asal Papua yang menginginkan kemajuan dan keamanan di Papua.