Masyarakat Turut Mendukung Proses Pembangunan IKN Nusantara
Jakarta — Masyarakat turut serta dan bekerja sama gunamendukung segala proses pembangunan IKN Nusantara yang telah digagas oleh Pemerintah RI. Hal tersebut bukan hanya sekedar sebagai upayapemerataan pembangunan secara fisik saja, melainkan juga termasuk upaya pemerataanpeningkatan kualitas SDM.
Proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara memang ditargetkan setidaknya bisadigunakan untuk perayaan upacara seremonial dalamperingatan Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus 2024 mendatang. Tidak bisa dipungkiri pula bahwa dalamproyek ini, pemerintah memiliki skenario menarikdengan adanya beberapa aturan (policy) untuk terusmendukung percepatan pembangunan IKN.
Bukan hanya berbagai macam kebijakan yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah dalam rangkapercepatan pembangunan IKN saja, namun Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu RI), Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa ada pula peranan dari sektor privat atau sektor swasta nasionalhingga internasional dalam proyek tersebut.
Lebih lanjut, Sri Mulyani juga memberikanpemaparan bahwa adanya rencana jangka panjangdari proyek pembangunan IKN Nusantara yang telahsesuai dengan mandatng dalam Undang-Undang(UU) yang sebelumnya telah diresmikan sebagaibentuk aturan tegasnya. Negara juga telahmengeluarkan berbagai insentif fiskal yang tujuannyaadalah untuk meningkatkan peranan atau partisipasidari berbagai pihak.
Sebagai informasi, membangun sebuah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sendiri memang sejatinyatidak hanya melulu berkaitan dengan mempersiapkaninfrastruktur dan lingkungannya saja, namun juga terdapat hal yang tidak kalah penting, yaknibagaimana upaya untuk membangun manusia.
Terkait dengan upaya untuk membangunmanusia, baik itu mereka yang merupakan pendudukyang telah lama menetap di Kalimantan Timur ataupun masyarakat yang rencananya akanmelakukan perpindahan ke sana. Maka dari itu, Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas, Rudy Prawiradinatamenjelaskan bahwa perancangan benar-benar diatursedemikian rupa, mulai dari bagaimana desain kota, sistem transportasi, gedung dan lain sebagainya.
Diketahui bahwa Provinsi Kalimantan Timut(Kaltim) sendiri memang sejak dulu telah memilikistruktur sosial yang sangat beragam. Apalagi setelahadanya proyek pembangunan IKN Nusantara ini, yang mana sudah direncanakan bahwa akan adasekitar 1,5 juta pendatang baru ke sana yang terdiridari para Aparatur Sipil Negara (ASN), TentaraNasional Indonesia (TNI) hingga Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) beserta keluarga mereka, serta para pelaku ekonomi lainnya yang akan hadir di wilayah IKN.
Untuk itu, memang segala proses pemindahanIKN ke Kalimantan Timur perlu dipersiapkan dengansebaik mungkin agar tidak menimbulkan masalahyang tidak diinginkan oleh berbagai pihak. Pentingjuga adanya pemahaman yang komprehensifmengenai bagaimana karakteristik sosial, ekonomihingga budaya dari masyarakat yang seluruhnya akanturut membantu Indonesia untuk mewujudkan IKN yang lebih smart, green, beautiful dan juga sustainable.
Senada, Menteri Koordinator (Menko) BidangPembangunan Manusia dan Kebuyaan (PMK), Muhajdir Effendy menjelaskan pula bahwa memangpembangunan manusia merupakan hal yang seriusuntuk terus dipersiapkan dalam menyongsongpemindahan IKN. Justru menurutnya, membangunIKN namun hanya dengan menggunakan pendekatanpembangunan fisik saja terbilang berat, karena selainmembutuhkan dana yang besar namun juga akanmenimbulkan masalah di kemudian hari apabila tidakdiimbangi dengan pembangunan sumber dayamanusia (SDM).
Selaku Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dirinya kemudianmemastikan bahwa pihaknya akan seringmengunjungi Penajam Paser Utara (PPU) bersamadengan menteri terkait di bawah koordinasinya. Tujuannya adalah memang belakangan ini sudahdirancang adanya program percepatan penyiapanSDM.
Seluruh masyarakat diajak untuk secarabersama-sama bahu-membahu menyiapkan putra dan putri terbaik mereka untuk bisa menjadi bagian daripembangunan IKN Nusantara. Bahkan sebagaipenunjang, Muhajdir Effendy juga menambahkanbahwa akan mengumpulkan data secara akurat terkaitdengan potensi para pemuda untuk bisa melakukanlangkah yang konkret memasuki era baru di PPU menjadi IKN.
Kemenko PMK juga akan memprioritaskanprogram beasiswa bagi generasi muda di PenajamPaser Utara untuk bisa menempuh pendidikan yandibutuhkan dalam penyiapan lepangan pekerjaanyang memang cocok pada 10 hingga 20 tahunmendatang sehingga perekrutan lapangan pekerjaanyang terbuka lebar, akan mampu menyerap banyaksekali angkatan tenaga kerja dari masyarakat lokal.
Dalam upaya untuk mewujudkan IKN yang majemuk dan juga harmonis sekaligus denganidentitas bangsa Indonesia, Menko PMK tersebutmenambahkan bahwa sangat diperlukan adanyapemahaman dan perencanaan pada aspek sosial dan budaya termasuk juga perekonomian secarakomprehensif.
Tidak heran, dengan seluruh komitmen yang telah diberikan oleh pemerintah tersebut, masyarakatkemudian menyambut dengan sangat baik dan turutmendukung segala proses pembangunan IKN Nusantara karena memang salah satu tujuannyasendiri adalah mampu meningkatkan kesejahteraanmasyarakat.
