Program MBG Investasi Strategis dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Nasional
Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional. Program yang menyasar pemenuhan gizi siswa ini tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan anak, tetapi juga dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menegaskan bahwa program MBG tidak mengganggu alokasi anggaran pendidikan sebagaimana yang sempat menjadi perdebatan di publik. Menurutnya, pemerintah justru tetap menjaga bahkan memperkuat komitmen terhadap pembiayaan sektor pendidikan.
“Program MBG tidak mengganggu anggaran pendidikan. Justru dengan adanya MBG, tujuan pendidikan nasional kita akan semakin kuat,” ujar Hadrian.
Ia menjelaskan bahwa berbagai rapat koordinasi antara Komisi X DPR RI dengan kementerian terkait menunjukkan bahwa program MBG memiliki mekanisme pendanaan tersendiri. Dengan demikian, program tersebut tidak memotong anggaran pendidikan yang telah dialokasikan sebelumnya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Hadrian menambahkan bahwa pemerintah bahkan menambah alokasi anggaran pendidikan melalui skema tambahan anggaran yang difokuskan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, mutu pembelajaran, serta kesejahteraan tenaga pendidik. Langkah ini menunjukkan bahwa program MBG berjalan seiring dengan agenda besar peningkatan kualitas pendidikan nasional.
