All Posts by : Redaksi

MBG Menggerakkan Ekonomi Daerah: Dari Piring Anak ke Pasar Petani

Oleh: Rangkai Ahmad Yusuf Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama ini lebih banyak dibicarakan dari perspektifpemenuhan gizi, kualitas sumber daya manusia, dan besarnya anggaran negara. Perspektiftersebut tentu penting. Namun, ada dimensi lain yang mulai terlihat semakin nyata. MBG berpotensi menjadi mesin penggerak ekonomi daerah melalui penciptaan permintaan pangandalam skala besar dan berkelanjutan. Dalam teori kebijakan publik, belanja pemerintah memiliki nilai strategis ketika mampumenghasilkan manfaat berlapis. Satu rupiah yang dibelanjakan negara idealnya tidak berhentipada satu tujuan administratif, tetapi menciptakan multiplier effect terhadap produksi, kesempatan kerja, pendapatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi lainnya. MBG mempunyai karakter yang memungkinkan efek pengganda tersebut terjadi. Setiap hari, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) membutuhkan beras, telur, ayam, ikan, sayuran, buah, dan berbagai bahan pangan lainnya. Kebutuhan yang berlangsung terus-menerus inipada dasarnya menciptakan sesuatu yang sangat dibutuhkan produsen pangan adalahkepastian pasar.

MBG Berbenah: Dari Mengejar Cakupan Menuju Tata Kelola Berkualitas

Oleh: Hazel Aisyah S. Program publik berskala nasional tidak pernah selesai hanya dengan diluncurkan. Semakinbesar cakupan sebuah program, semakin penting kemampuan pemerintah mengevaluasi, menemukan kelemahan, lalu memperbaikinya. Dalam perspektif kebijakan publik, justrukapasitas untuk melakukan koreksi merupakan salah satu indikator kematangan tata kelola. Hal tersebut kini terlihat dalam perjalanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Setelahmelalui fase perluasan pelayanan, pemerintah mulai memperkuat kualitas implementasimelalui pembenahan data penerima manfaat, pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), peningkatan koordinasi pusat dan daerah, evaluasi sumber daya manusia, hinggapenguatan peran sekolah. Salah satu pembenahan paling fundamental dilakukan pada data penerima manfaat. Badan Gizi Nasional (BGN) kini memperkuat kerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan pemerintah daerah untuk mengintegrasikan data MBG dengan data kependudukan Dukcapil. Menteri Dalam Negeri